1. IJEN BOULEVARD
Pada
masa pemerintahan walikota Ir EA Voonerman (1923-1933) kota
Malang dibangun
dengan cepat. Voonerman membangun Boulevard menjadi bangunan mewah, dibantu Ir
Herman Thomas Karsten. Jika biasanya perumahan Hindia Belanda membagi kawasan
perumahan berdasarkan ras (Eropa,
China,
Pribumi), di Malang upaya itu tidak di lakukan. Gemenntraad Malang tidak
menginginkan bentuk kota memanjang menjauhi
pusat kota.

